<?xml version='1.0' ?>
	    <rss version='2.0'>
	    <channel>
	       <title>Bacalah-Web</title>
	       <link>http://bacalah.web.id</link>
	       <description>RSS Feed</description>
	       <copyright>Copyright 2007, Bacalah.web.id</copyright>
	       <webMaster>webmaster@bacalah.web.id</webMaster>
	       <generator>PHP Script</generator>
   <item>
                      <title>Uskup Polandia: Holocaust Cuma Rekaan Yahudi</title>
   <link>http://bacalah.web.id/?link=readart&amp;id=501</link>
		      <description>Uskup Polandia Tadeusz Pieronek membuat Yahudi berang karena menyinggung soal Holocaust. Ia menyebut Holocaust sebagai hasil rekaan orang-orang Yahudi dan sudah dimanipulasi sedemikian rupa untuk mendapatkan simpati masyarakat dunia.</description>
		    </item>
   <item>
                      <title>Qaradhawi: Semua Bertanggung Jawab atas Nasib Al Quds</title>
   <link>http://bacalah.web.id/?link=readart&amp;id=500</link>
		      <description>Syaikh Dr. Yusuf Qaradhawi, ketua Dewan Pengawas Yayasan Al Quds Internasional, mengutuk pelanggaran berulang-ulang yang dilakukan Zionis terhadap kota Al Quds dan rencana penjajah untuk mempercepat yahudisasi kota terebut dan mengusir warga Palestina dari sana.</description>
		    </item>
   <item>
                      <title>FBI Investigasi Serangan Situs Yahudi</title>
   <link>http://bacalah.web.id/?link=readart&amp;id=499</link>
		      <description>Lembaga investigasi Federal Bureau Investigation (FBI), menginvestigasi serangan cyber yang menimpa website kaum Yahudi di Amerika Serikat. Serangan cracker sempat melumpuhkan 3 website komunitas Yahudi yang berpusat di Colorado.</description>
		    </item>
   <item>
                      <title>Permen Manis Bernama Dialog Antaragama</title>
   <link>http://bacalah.web.id/?link=readart&amp;id=498</link>
		      <description>Baru-baru ini, Negara Swiss menetapkan hasil referendum yang menolak simbol menara masjid berdiri di negeri itu. Peristiwa maraknya kasus penolakan atas simbol-simbol agama dalam sebuah Negara merupakan wacana kontemporer umat beragama, khususnya ummat Islam saat ini.</description>
		    </item>
   <item>
                      <title>Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia</title>
   <link>http://bacalah.web.id/?link=readart&amp;id=497</link>
		      <description>Persamaan hak  kaum perempuan dan laki-laki  menjadi isu yang tidak pernah berhenti dibahas di kalangan aktivis perempuan. Kalangan feminis memanfaatkan istilah "hak asasi" dan "pemberdayaan" perempuan untuk menyuarakan gerakan feminisme.</description>
		    </item>
   </channel>
	    </rss>