Login | Search Tuesday, 7 September 2010
Welcome Guest | Beranda | Artikel | Buku Tamu | About
  Beranda > Artikel > Artikel Populer > Dokumen Rahasia Pemerintah AS Soal Serangan 9/11, Bocor Lagi
Dokumen Rahasia Pemerintah AS Soal Serangan 9/11, Bocor Lagi
Dikirim oleh: Webmaster ( 2010-03-18, 11:11:46 )

Informasi baru tentang peristiwa serangan 11 September 2001 di AS terkuak. Lembaga American Civil Liberties Union (ACLU) berhasil mendapatkan sebuah dokumen rahasia milik pemerintah AS terkait peristiwa Black September itu.

Dalam dokumen itu terungkap bahwa pemerintahan AS yang ketika itu dipimpin oleh Presiden George W. Bush ternyata menekan komisi investigasi 9/11 agar tidak menyelidiki lebih jauh insiden yang menewaskan ribuan warga AS itu. Pemerintahan Bush menolak permohonan Komisi untuk meminta keterangan dari para tersangka pelaku serangan dengan alasan, Komisi telah "melampui batas" jika hal itu dilakukan dan akan mengganggu upaya pemerintah untuk melindungi bangsa dan negara AS.

Dengan dalih bahwa pemerintah perlu melindungi keamanan nasional termasuk melindungi rakyat AS dari serangan-serangan teroris di masa depan, pemerintahan Bush memerintahkan agar Komisi Investigasi 9/11 tidak melakukan penyelidikan lebih jauh lagi terhadap peristiwa serangan tersebut.

"Pejabat pemerintahan AS bertanggung jawab atas penegakkan hukum, pertahanan dan fungsi-fungsi intelejen pemerintah. Kami mendesak Komisi untuk tidak lebih jauh lagi mengusulkan untuk ikut serta dalam proses interogasi para tahanan," demikian isi dokumen yang didapat ACLU. Tahanan yang dimaksud adalah para tersangka pelaku serangan 11 September 2001 yang sudah ditangkap dan dipenjarakan AS.

Dokumen dalam bentuk surat itu bertanggal 6 Januari 2004 dan ditandatangani oleh mantan Jaksa Agung AS, John Ashcroft, Menteri Pertahanan, Donald Rumsfeld dan Direktur CIA, George Tenet.

Komisi Investigasi dibentuk pemerintah AS pada bulan November 2002. Tugasnya, menyiapkan laporan menyeluruh tentang hal-hal terkait peristiwa serangan 11 September 2001 yang masih menimbulkan tanda tanya besar. Seiring perjalanan waktu, makin banyak orang termasuk di kalangan masyarakat AS sendiri yang meyakini bahwa AS telah memanipulasi peristiwa serangan yang dikenal dengan Black September itu.(Eramuslim.com)

Komentar : 0    Tulis Komentar

Artikel Terkait

Amerika Rekrut 'Pilot' Drone Lewat Game
Islam dan Isu Terorisme di Indonesia
PBB Hapus 45 Nama Dari Daftar Hitam
Obama dan Tipu Muslihat Yahudi
Dokumen Rahasia Pemerintah AS Soal Serangan 9/11, Bocor Lagi

Terpopuler Hari Ini
 
 
Ads

Space For Banner... contact 087878208545

 
   
    Bacalah-Web © 2007 - 2010 | About | RSS | Total Klik : 106035