Memeluk Islam Karena Citra Buruk Tentang Islam Dikirim oleh: Webmaster ( 2009-05-06, 13:05:11 )
Dengan semakin meluasnya salah pemahaman dan pencitraan yang buruk tentang Islam khususnya pasca serangan teror 9/11 ternyata membawa berkah tersendiri bagi Jacquelyn Harper, salah seorang wanita kewarganegaraan Amerika yang baru-baru ini menjadi mualaf.
Dikutip dari IslamOnline.net, Harper yang saat itu menjadi salah seorang anggota gereja yang merupakan cabang dari gereja Lutheran tempat pengakuan dosa yang sangat konservatif menyatakan pencitraan buruk tentang Islam justru telah membangkitkan rasa keingintahuannya tentang Islam.
'Anda pasti banyak mendengar hal-hal buruk tentang Islam dan hal itu justru membuat semakin banyak alasan yang membuat saya ingin belajar tentang Islam,' kata Harper.
'Ketika saya mulai membaca, saya menemukan bahwa citra buruk Islam tentang diskriminasi perempuan yang selama ini dihembuskan tidak satupun yang benar.'
Harper akhirnya merubah keyakinannya menjadi seorang muslim pada akhir Januari lalu dan menyatakan bahwa keputusannya ini merupakan panggilan hati dan Islam telah menjadi jalan hidupnya.
Berdasarkan hasil survey terbaru menunjukan bahwa mayoritas warga negara Amerika Serikat (AS) memiliki pengetahuan yang sangat sedikit tentang Islam dan memiliki opini yang negatif tentang Islam.
Ketua Union for Reform Judaism (URJ), salah satu organisasi Yahudi terbesar di AS menuduh media informasi dan politisi sangat bertanggung jawab atas perusakan citra tentang Islam dan telah menggambarkan Islam sebagai penyembah setan.
Salah seorang akademisi AS, Stephen Schwartz bahkan mengkritik media barat karena dianggap gagal memberikan informasi yang benar tentang Islam dan Arab pasca serangan 11/9.
Komentar : 0 Tulis KomentarArtikel Terkait
Islam dan Isu Terorisme di Indonesia Zina, Video Porno dan Poligami Obama dan Tipu Muslihat Yahudi Segala Cita-Cita Berakhir di Ritz Carlton Sekarang Afghanistan Jadi Ladang Opium Terbesar Di Dunia
|
| Terpopuler Hari Ini |
|
| |
 |
| |
| Ads |
Space For Banner... contact 087878208545 |
| |
|