Login | Search Tuesday, 7 September 2010
Welcome Guest | Beranda | Artikel | Buku Tamu | About
  Beranda > Artikel > Komputer dan Teknologi > Pengguna Facebook, Waspadalah..
Pengguna Facebook, Waspadalah..
Dikirim oleh: Webmaster ( 2009-03-04, 13:05:30 )

Para pengamat keamanan online memperingatkan jutaan pengguna situs jejaring sosial termasuk situs terpopuler saat ini Facebook, sedang berada dalam ancaman 'malicious attacks' yang dilakukan oleh hacker dan para pencuri data online.

'Banyak sekali data profile individu di situs jejaring sosial yang memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan oleh 'orang jahat',' kata David Perry, global director of education Trend Micro kepada AFP pada 3 maret lalu.

Para pengamat kemanan menyatakan bahwa situs jejaring sosial telah menjadi target para hacker dan cracker yang berusaha untuk melakukan pencurian data account situs tersebut.

Para pengamat juga memperingatkan meskipun tidak nampak seperti informasi yang berbahaya seperti nama kakek atau nama binatang peliharaan yang terposting di dalam profile pengguna dapat dimanfaatkan oleh para penjahat maya yang digunakan untuk membobol akun online pengguna situs jejaring sosial.

Facebook sebagai situs jejaring sosial terbesar di dunia saat ini, telah mengalami lebih dari lima kali serangan pada minggu yang lalu

Empat dari lima serangan tersebut dilakukan dengan menggunakan program 'aplikasi' tambahan Facebook yang berfungsi untuk menambah kemampuan dan fitur menarik dalam mengakses Facebook dan sisanya diakibatkan oleh virus.

'Kami menyimpan sebuah aplikasi tipuan yang menyebabkan serangan pada akhir pekan ini,' kata Jamz Yaneza, research manager Trend Micro.

'Aplikasi ini dapat melewati pengamanan di Facebook.'

Sekali terinstal, aplikasi ini akan mengirimkan pesan kepada teman pengguna bahwa server Facebook sedang dimatikan atau pemberitahuan seolah mereka telah melanggar kebijakan layanan Facebook.

Jika si penerima pesan mengikuti instruksi yang diberikan oleh pesan-pesan palsu aplikasi ini, software ini otomatis akan terinstal di komputer mereka, pencurian data dan pengiriman pesan-pesan palsu akan kembali dikirim ke teman yang tercantum dalam daftar teman sikorban.

Serangan virus terhadap Facebook yang belum lama terjadi dilakukan oleh sejenis worm yang disebut koobface.

'Worm ini akan mencuri data cookie di komputer; bukan hanya data Facebook tapi juga data lusinan situs jejaring sosial lainnya, seperti MySpace,' tambah Yaneza.

Banyak pengamat keamanan online sangat menyoroti isu keamanan ini.

'Saya rasa sudah waktunya bagi Facebook untuk meninjau ulang mengenai kebijakan aplikasinya,' ujar Rik Ferguson, senior security adviser Trend Micro mengatakan kepada The Times.

Sampai dengan saat ini, Facebook masih mengijinkan siapapun untuk mengembangkan dan menulis software aplikasi untuk dapat menjalankan Facebook meskipun tanpa perlu persetujuan dari Facebook untuk dapat digunakan oleh penggunanya.

Menanggapi ini, Facebook berkeras bahwa aturan main mengenai aplikasi Facebook ini dirancang agar pengguna dapat memiliki kesempatan untuk berinovasi dan dapat menjalin jaringan pertemanan lebih besar lagi.

'Kami telah berusaha untuk mengembangkan flatform Facebook yang relatif mudah untuk menarik (memancing) inovasi - dan mengijinkan anak-anak sekolah berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan besar (dalam mengembangkan aplikasi Facebook),' kata juru bicara Faebook kepada British Daily.(IslamOnline)

Komentar : 0    Tulis Komentar

Artikel Terkait

Zina, Video Porno dan Poligami
Facebook Dikaitkan dengan Penyebaran Penyakit Kelamin
Pertemanan di Facebook 'Tidak Nyata'
Modus Kejahatan Lewat Media Jejaring Sosial
Microsoft Ungguli Yahoo, Google dan Facebook

Terpopuler Hari Ini
 
 
Ads

Space For Banner... contact 087878208545

 
   
    Bacalah-Web © 2007 - 2010 | About | RSS | Total Klik : 106070